Minggu, 05 Agustus 2012

Abu Nawas Jadi Petinju

Suatu hari di baghdad banyak di pasang reklame pendaftaran pergulatan tinju kelas berat dan di buka untuk umum. Abu Nawas ketika berjalan-jalan tak sengaja melihat reklame tersebut dan melihat dengan seksama iming-iming hadiah emas seberat satu klio gram bagi pemenangnya.
Abu Nawas tertarik dengan hadiahnya maka segera ia langsung mendaftarkan diri untuk mengikuti perhelatan tinju kelas berat tersebut. Panitia pada heran pada si  Abu Nawas yang berbadan kecil kurus tinggi, kok berani-beraninya mengikuti perhelatan tinju kelas berat, apa dia gak takut mati ?
Singkat cerita tibalah saatnya perhelatan tinju kelas berat di laksanakan, pertandingan demi pertandingan telah selesai di laksanakan, tibalah giliran  Abu Nawas dengan lawan petinju kelas yang paling berat. Di panggillah nama petinju yang akan melawan Abu Nawas tersebut. Namun ketika nama Abu Nawas di panggil berkali-kali ternyata si Abu Nawas tak menampakkan batang hidungnya.
Maka pertandinagn Abu Nawas dengan petinju yang kelasnya paling beratpu di tunda. Petinju tadi geram dan langsung menanyakan almat Abu Nawas. Maka kesokan harinya ia segera menuju rumah Abu Nawas sesuai dengan petunjuk. Betapa terkejutnya petinju tadi ketika mendapati rumah Abu Nawas yang kosong, namun di depan rumahnya terpasang beberapa jumlah celana pendek untuk tinju dengan ukuran yang sangat besar.
Kontan saja sang petinju tadi nyalinya langsung don. Ia berkata dalam hati ” Assem dah, matilah gua…..lawanku ternyata orangnya berukuran jumbo…kalau aku kena pukulannya sekali saja…wah bisa wafat ane” . Maka saat itu juga ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari jadwal pertandingan. Maka Abu Nawas lah yang berhak memperoleh hadiah emas sati kilogram.

ads

Ditulis Oleh : Abu Nawas Hari: 16:00 Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar